Senin, 13 Juni 2011

Session Initiation Protocol (SIP) Internet Telephony Masa Depan


  
Berkembang dari Voice over Internet, evolusi pada hari ini telah mencapai Telepon Over Internet. Sebagian besar Telepon Over Internet bertumpu pada protokol H.323 yang di kembangkan oleh International Telecommunication Union (ITU) http://www.itu.int. Yang pada dasarnya merupakan pemaksaan proses signaling telepon PSTN ke jaringan Internet, tentunya proses ini belum tentu cocok dengan jaringan Internet yang sifatnya packet switching.

Oleh karena itu Internet Engineering Task Force (IETF) http://www.ietf.org yang merupakan lembaga engineering tertinggi di Internet yang mengembangkan semua standar yang dipakai oleh Internet secara terbuka telah mengembangkan evolusi yang terkini untuk menjadikan Internet Telephony (bukan Telephony over Internet).

Konsep Internet Telephony sangat berbeda sekali dengan telephony over internet yang saat ini banyak membuat pusing operator, pemerintah & DPR. Cara kerja telepon biasa, dalam bahasa sederhana, pada saat kita me-nelepon kita menekan angka nomor telepon tujuan & setelah kita tersambung kita akan berbicara satu sama lain. Nah, disini perbedaan mendasarnya, dalam internet telephony tujuan tidak lagi harus di identifikasi dengan nomor telepon, seperti, +62 21 123 4567, tapi di identifikasikan dengan URL tidak berbeda dengan Web! Nomor telepon tetap dapat di hubungi tapi menjadi subset (bagian kecil) dari teknik identifikasi internet telephony. Dalam bahasa politiknya, kita tidak lagi harus tergantung pada Telkom, operator, pemerintah, bahkan DPR untuk mengoperasikan internet telephony, kekuasaan mutlak terletak pada rakyat!

Beberapa contoh bentuk identifikasi Internet Telephony, adalah:

·        sip:onno@indo.net.id – anda akan berhubungan telepon langsung dengan onno@indo.net.id.
·        sip:djancoek@surabaya.com; transport=tcp – anda akan berhubungan telepon langsung dengan djancoek@surabaya.com dengan transport TCP agar lebih reliable.
·        sip:+001-234-567 8967@sipgate.jakarta.com ; user=phone – anda akan berhubungan langsung dengan rekan anda di Amerika Serikat yang menggunakan telepon biasa.

Terlihat jelas bahwa nomor telepon tradisional yang kita kenal hanyalah subset dari internet telephony. Semakin sedikit saja ketergantungan kita kepada kekuasaan pemerintah yang memegang kekuasaan akan nomor telepon. Barangkali akan mengerikan melihat kenyataan semakin hari kekuasaan-nya akan berpindah dari tangan pemerintah kepada rakyat.

Ada banyak sekali skenario operasional SIP yang akan sulit di jelaskan dalam artikel singkat ini, sebagian besar dapat di ambil secara gratis dari http://www.ietf.org, http://www.iptel.org dan http://www.sipforum.org. Beberapa software SIP yang open source dapat di ambil dari situs Open Source seperti http://www.sourceforge.org. Dengan adanya gerakan open source internet telephony bukan mustahil akan mendorong terbentuknya industri-industri lokal di Indonesia yang mandiri untuk pengembangkan internet telephony.

Secara umum cara kerja internet telephony dapat digambar seperti tampak pada gambar yang saya ambil dari presentasi Dr. Andreas Steffen dari Swiss. Langkah demi langkah standar / prosedur interaksi internet telephony yang normal, adalah:

  1. Pemanggil akan mengirimkan sinyal INVITE ke proxy server.
  2. Proxy server akan menanyakan ke directory servis di mana URL sebenarnya dari tujuan. Directory servis dapat berupa SQL, LDAP dll.
  3. Directory servis akan memberikan jawaban kepada proxy server akan lokasi sebetulnya dari tujuan.
  4. Proxy server akan meneruskan message INVITE ke tujuan.
  5. Bell akan berbunyi di komputer tujuan.
  6. Jika tujuan ternyata bersedia menerima, maka tujuan akan mengirimkan message OK ke proxy server.
  7. Proxy server akan meneruskan message OK ke pemanggil.
  8. Telepon pemanggil akan memberikan message acknowledge (ACK) ke proxy server.
  9. Proxy server akan meneruskannya ke mesin tujuan yang benar.

Setelah proses pembentukan sambungan ini terbentuk maka hubungan komunikasi suara akan terjadi. Perlu di catat di sini bahwa spesifikasi dan teknologi proxy yang mengerti internet telephony sedang dalam perkembangan yang pesat & dapat dilihat di http://www.ietf.org maupun http://www.iptel.org.




Hal yang menarik untuk di simak, protokol SIP berbasis teks seperti HTML (Web) sehingga sangat mudah untuk melakukan debugging & programming. Pengirimannya mirip dengan pengiriman e-mail saja, kita akan melihat field From, To, Subject. Di tambah beberapa field yang spesifik untuk internet telephony seperti Call-ID, Via.

Dalam message body di masukan Session Description Protocol (SDP) yang menerangkan kemampuan terminal untuk bertransaksi internet telephony.

Infrastruktur selular barangkali merupakan infrastruktur yang akan paling serius untuk mengadopsi teknologi ini. Pada hari ini di Indonesia, kita berada pada teknologi generasi ke dua 2G atau 2.5G. Beberapa negara telah berkembang pada 3G. dalam spesifikasi teknologi selular 4G, Internet akan menjadi basis utamanya, bukan lagi ISDN. 4G akan menggunakan SIP sebagai tumpuan utama berdampingan dengan IP v6 dan teknologi routing Internet yang optimal. Artinya? Infrastruktur & teknologi Telkom akan secara perlahan di tinggalkan orang!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar